what are you looking for?

Minggu, 24 Mei 2015

Mad Max: Fury Road, Perpaduan Balapan Mobil dan Film Perang - Perangan

“ I live. I die. I live again! ” - Nux
credit by Google

Mad Max kembali menyapa para penikmat film lawasnya dengan sebuah warna baru. Film sekuel keempatnya berjudul Mad Max: Fury Road, dijanjikan akan lebih menampilkan aksi-aksi menawan nan brutal yang memadukan antara balapan mobil dengan film berbau perang. Sang sutradara sendiri telah lama membeberkan jika sekuelnya kali ini kan lebih dahsyat dibandingkan ketiga film lawasnya. Dia pun mengatakan bahwa penonton harus bersiap-siap untuk menerima tantangan Max dari awal sampai akhir film berlangsung.
(mengandung spoiler)

credit by Youtube

Film ini bersettingkan pada zaman manusia hidup setelah perang nuklir; mungkin zaman bertahun-tahun dari sekarang, yang disebutkan dunia dilanda kekeringan hebat sehingga air pun dijadikan barang mewah seperti Iphone; IYKWIM. Para manusia zaman tersebut bersedia membunuh hanya untuk mendapatkan air atau makanan seadanya.

  • Main Course
Adegan film dibuka dengan Max Rockatansy yang dilanda kegalauan di tengah padang gurun. Sialnya, Max yang sedang bengong diculik oleh para war Boys untuk dijadikan donor darah universal. Dia dibawa ke Citadel, tempat Immortan Joe berkuasa atas segala air yang ada di wilayah itu. Para manusia diceritakan bertekuk lutut dibawah kuasanya.
Suatu waktu, Immortan Joe menyuruh Furiosa untuk membarter suplai air dengan bahan bakar di negeri tetangga. Akan tetapi, Furiosa berkhianat dengan membawa truk berisi airnya ke tempat bernama Green Place, tempat dimana dulunya sangat hijau. Yang terlihat membahagiakan adalah di dalam truk itu turut pula istri-istri si Immortan Joe yang juga hendak berniat melarikan diri dari cengkraman tirani. Sang penguasa pun tak tinggal diam, dia dan para war boys pergi mengejar komplotan Furiosa. Max yang turut serta dengan dijadikan kantong darah untuk salah satu war boy; Nux, akhirnya mau tidak mau harus ikut terlibat masalah ini.

Mad Max: Fury Road berkutat pada insiden penculikan 'Mad' Max, adegan pengenalan Immortan Joe, pengenalan siapa itu Furiosa, pengenalan masa lalu Nux, konfrontasi di tengah gurun, perkelahian di pinggir ngarai, perjalanan di tanah bekas rawa (Green Place), adegan di Homeland-nya Furiosa, babak akhir konfrontasi melawan Immortan Joe dkk di tengah gurun, adegan terbunuhnya Immortan Joe, insiden terbunuhnya Nux, perseteruan besar mobil-mobil di tengah ngarai, serta adegan perpisahan antar tokoh.

  • Pendalaman Karakter
Max Rockatansy, seorang lelaki galau yang belum bisa move dari masa lalunya karena selalu dihantui rasa bersalah atas kematian istri dan anaknya. Mulanya dia hanya dijadikan kantong darah oleh Nux, namun secara tak disengaja malah terseret konflik antara Furiosa melawan Immortan Joe.
Furiosa, seorang perempuan berstatus Imperator Citadel yang tidak memiliki sehelai rambut pun di atas kepalanya. Berniat melarikan diri menggunakan truk persediaan air guna menuju Green Place.
Immortan Joe, penguasa diktator Citadel dan seluruh war boys. Dirinya mati saat topengnya ditarik Furiosa menggunakan rantai mobil.
Nux, seorang war boy pengemudi salah satu kendaraan super. Berkhianat pada Immortan Joe dan bergabung bersama geng Furiosa. Mati terbunuh karena Rictus Erectus menghancurkan truknya.
War Boys, prajurit Immortan Joe yang setia dan rela mati demi apapun. Menyakini bahwa mereka hidup hanya untuk mati, dan berharap suatu hari tempat bernama Valhala akan menerima mereka. War Boys ini mempunyai kebiasaan unik akan mewarnai mulut mereka sebelum melakukan aksi bunuh diri.
Kelima istri Immortan Joe, cantik dan mantaplah pokoknya. Mulanya gue sempat mengira cewek-cewek tersebut adalah bidadari di iklan produk parfum yang tertarik wangi tubuh seorang cowok, dan tidak bisa balik lagi ke khayangan gara-gara lupa kalo mereka bidadari haha.
Many mother, nenek-nenek teman lamanya ibu Furiosa. Nenek-nenek yang pasti ngerock!!

credit by Google

  • You Must See
Adegan kejar-kejaran mobil dan perang-perangan di dalam badai pasir.
Adegan saat Max sedang menyantap kadal berkepala dua di awal film yang terlihat sangat menjijikan.
Adegan istri-istri Immortan Joe lagi main basah-basahan. Uhuy.
Ending saat Rictus Erectus menghancurkan mobil yang ditumpangi Nux. Diketahui, Nux memang sengaja menabrakkan truknya guna menghancurkan rentetan mobil canggih pasukan War Boys yang melewati ngarai.

  • Saddest Moments
Adegan saat Splendid; salah satu istri Immortan Joe, yang mati. Awalnya dia nyaris menjemput ajal tatkala tertabrak salah satu mobil, namun takdir memang kejam, dia pun terkena lemparan batu besar dan mati seketika.
Adegan saat Furiosa hampir mati juga. Dirinya tertolong berkat transfusi darah oleh Max.
Moment perpisahan Nux dengan salah satu istri Immortan Joe.

  • Mobil Canggih dalam Film
Yang menarik pada Fury Road tentu saja tentang mobil-mobil super canggihnya. Jujur gue pun tidak hapal semua nama-nama mobilnya. Gue hanya mengingat mobil Interceptor V8 yang digunakan Max pada awal film. Sebuah truk yang digunakan Furiosa untuk melarikan diri. Mobil landak sebagai kendaraan para penjarah di negeri entah berantah. Mobil Ford yang digunakan Nux untuk mengejar Furiosa. Mobil Sky dan lain-lain.

credit by Google


Grade :
Outstanding - Exceeds Expectations - Acceptable - Poor - Dreadful - Troll

Pada ending, terlihat Furiosa dan istri-istri Immortal Joe sedang menaiki lift untuk pergi ke pintu masuk Citadel. Di sini kita dapat melihat Max tidak turut serta. Ada kemungkinan film ini akan dibuat sekuel-nya lagi. Jadi buat kalian yang belum nonton, segeralah ke bioskop terdekat. Dijamin memacu adrenalin. Hail Furiosa!!


Next :  San Andreas

4 komentar:

  1. Jadi pengen nonton nih.. Kk penjual tiket!! pesen tiketnya doonkk!!! wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibioskop filmnya udahan. Gue jual tiket expired nya. Murah.

      Hapus
  2. makasih infonya gan, kebetulan ane lagi cari film mobil balap

    BalasHapus

time flight