what are you looking for?

Rabu, 14 Maret 2018

Tomb Raider, Bertamasya ke Pulau Kematian

credit by Google

Hollywood hobi amat nge-remake film.
Entah apa yang ada dipikiran para penggawa Hollywood akhir-akhir ini. Mereka seakan telah kehilangan orisinalitas dalam membuat sebuah film. Seakan me-remake film-film lawas yang telah sebelumnya menjual lebih baik daripada harus membuat karya baru. Me-remake film bisa diibaratkan dua belah mata pisau, yang tumpul sebagai sisi positif dan bagian lancipnya disebut sisi negatif. Dilihat segi positifnya memang lebih enak karena tidak lagi harus bersusah payah mencari ide-ide baru, namun dari segi negatifnya tingkat ketertarikan masyarakat juga makin berkurang. Masyarakat pasti lebih suka membandingkan antara film remake tersebut dengan film lawasnya yang terkadang sudah lebih identik dari beberapa elemennya.
Tomb Raider kali ini pun tak lebih dari sebuah remake yang dibuat demi satu tujuan pasti, memperoleh pundi-pundi keuntungan berlipat. Setelah dulu sukses menggaet Angelina Jolie sebagai cast utamanya, kini pemeran Lara Croft jatuh ke pangkuan Alicia Vikander. Pemenang Academy Award tahun 2016 ini diharapkan dapat menyamai atau bahkan melampaui kesuksesan pendahulunya. Padahal kita semua tahu jika citra Angelina Jolie adalah citra Lara Croft itu sendiri. Mampukah Alicia Vikander memenuhi harapan masyarakat yang skeptis terhadapnya?
(mengandung spoiler)

credit by Youtube

Alur cerita Tomb Raider?

Alkisah. Dalam narasi yang dibacakan oleh Lord Croft, dia mengatakan telah menemukan cara pergi menuju pulau Yamatai, tempat jasad ratu Himiko terlelap dalam tidur panjangnya. Dikisahkan Himiko adalah penguasa negeri Jepang pada jaman dahulu yang kemudian banyak merenggut nyawa manusia. Dia sengaja ingin sekali menguasai dunia. Tak lama para pengawalnya mulai gelisah akan apa yang ditimbulkan Himiko. Mereka sengaja mengubur jasad Himiko dengan tujuan menghilangkan sisi kejahatan yang mulai merubah dunia. Setelah itu para pengawalnya lalu melakukan bunuh diri massal demi melayani jiwa Himiko di alam baka.
Takdir keluarga. Lara Croft menjalani kehidupan seperti apa yang diinginkannya. Hidup dengan ekonomi yang bisa dibilang serba kekurangan tak membuat dirinya larut dalam kesedihan. Salah satu anggota keluarga Croft ini telah memilih jalan hidupnya sendiri. Suatu ketika Lara tertangkap pihak kepolisian setempat. Ana Miller sebagai wali baptisnya mengatakan dia seharusnya tidak banyak melakukan tindak kekonyolan lain apalagi dialah satu-satunya anggota keluarga Croft tersisa. Tak lama Lara dihadapkan pada fakta dan teka-teki soal kematian sang ayah. Dia mendapatkan sebuah karakuri dari pengacara ayahnya yang berisikan kunci menuju harta terbesar Richard Croft. Lara menemukan kemana perginya sang ayah selama ini, juga barang-barang peninggalan berisikan cara bertamasya menuju pulau kematian.

Dari Hongkong ke Yamatai. Richard Croft memberikan intruksi jelas jika dia meninggal maka seluruh risetnya harus dibakar habis. Lara tentunya tidak melakukan apa yang dikatakan sang ayah. Dia malahan menuju Hongkong demi menemui seseorang bernama Lu Ren. Menyakinkannya untuk menuju pulau Yamatai. Lara dan Lu Ren sama-sama pergi ke sana karena masa lalu keduanya berhubungan. Kapal keduanya kandas di tengah badai besar. Lu Ren menghilang di tengah lautan saat badai terjadi. Lara berhasil mencapai pulau Yamatai.
Bertemu sang ayah. Lara ditangkap Mathias Vogel, orang yang ditugaskan perusahaannya guna menemukan makam Himiko. Vogel amat berterima kasih kepadanya karena telah mengantarkan riset milik Richard. Vogel juga mengaku telah membunuh Richard Croft saat masih sama-sama berada di pulau. Cerita berlanjut pada Lara dan Lu Ren yang berjumpa kembali dan keduanya mencoba melarikan diri dari keharusan mereka bekerja paksa dibawah tekanan. Lara berhasil menuruni tebing dan menghilang dalam arus deras. Lu Ren kembali tertangkap. Hal yang tak disangka lainnya adalah Richard Croft masih hidup di pulau tersebut.
Menyerah dan tempur. Lara dan ayahnya melepas rindu di dalam goa. Keduanya senang dapat bertemu satu sama lain. Setelah sembuh dari cederanya, Lara menuju perkemahan Vogel dan kawanannya. Dia memancing penyerangan yang membuat Lu Ren dan para nelayan terpaksa ikut memberontak. Tak disangka, Richard yang menyusul ke perkemahan malah berhadapan dengan Vogel. Di bawah ancaman kematian sang ayah, Lara menyetujui agar membuka gerbang menuju makam Himiko. Semua orang kemudian menemukan jasad Himiko dan mendapatkan ganjaran atas apa yang mereka perbuat.


Perbedaan Tomb Raider (2001) dengan Tomb Raider (2018)?

Tomb Raider (2001) bersifat film petualangan, jadi semua hal yang dihadapi Lara Croft pasti membutuhkan jalan cerita yang lumayan panjang. Tokoh Lara versi Angelina Jolie ditampilkan menonjolkan sisi sensualitas, seorang bangsawan kaya raya yang tidak segan mengeluarkan uang demi apapun yang diinginkannya, ahli di bidang arkeologi, dan seringkali menggunakan senjata-senjata canggih. Filmnya sendiri juga lebih berbau mistis karena sedikit-sedikit menyinggung takhayul. Tomb Raider (2001) memiliki musuh bebuyutan yang disebut organisasi Illuminati. Lainnya, Richard Croft meninggal dalam sebuah ekspedisi berbahaya. Richard dan Lara hanya pernah bertemu di dimensi lain.
Tomb Raider (2018) lebih kepada film sains ilmiah, semua hal dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan, bahkan jasad Himiko itu sendiri. Lara Croft versi Alicia Vikander lebih ditampilkan humanis, tomboy dan kuat karena latihan bertahun-tahun, intinya hanya seorang manusia biasa yang juga bisa cedera. Lara Croft yang sekarang tidak ingin menggunakan harta peninggalan sang ayah, jadi dia lebih suka kelilit hutang daripada hidup mewah di mansion keluarganya. Lara yang ini jago sekali bela diri, bertinju dan memanah. Musuhnya Tomb Raider (2018) disebut sebagai Trinity, organisasi yang suka mengumpulkan artefak-artefak mistis. Di film, Richard Croft sempat bereuni dengan Lara di pulau Yamatai.


Spoiler, bocoran dan easter eggs lain?

  • Lara mendapatkan sebuah karakuri yang diberikan Mr. Yaffe sebelum dia menandatangani surat kematian ayahnya secara resmi. Lara yang mengerti akan benda tersebut dengan cepat memecahkan teka-tekinya dan menemukan kertas bertuliskan "Huruf pertama dari tujuan hidupku (terj)". Di dalam kertas juga sempat disinggung soal kunci. Sang pengacara lalu memberikan kunci emas sungguhan kepadanya. Tak disangka, Lara berhasil membuka ruang kerja rahasia Richard di belakang ruang pemakaman.
  • Jurnal milik Richard Croft terdiri dari empat penanggalan waktu: 5 Oktober (kemungkinan tahun 2008), Richard sedang meneliti tentang kisah Himiko si ratu kematian yang dimana menurut legenda berada pada sebuah pulau di Devil's Triangle lepas pantai Jepang. 17 Mei 2009, kisahnya sesuai yang diceritakan oleh Richard pada adegan pembuka film. Himiko memang ada seperti yang diceritakan orang banyak. Menurut legenda makamnya berada pada pulau Yamatai. Para pengawalnya sengaja mengubur dirinya agar kejahatan tidak menguasai dunia. 23 Juni, Richard Croft berhasil menuju pulau Yamatai dan tak sabar akan apa yang akan ditemuinya. 06 Juli, aktivitas Richard Croft diam-diam diamati oleh seseorang. Dia harus segera menemukan makam Himiko secepat mungkin.
  • Richard Croft lahir di tahun 1963 dan tertulis meninggal di tahun 2018, hal ini mengacu pada batu nisannya yang berada di ruang pemakaman keluarga besar Croft. Begitupun istrinya, Lindsey Croft lahir di tahun 1964 namun tidak diperlihatkan tahun kematiannya.
  • Lara Croft lahir di tahun 1997. Hal ini dapat ditelusuri dari 7 tahun menghilangnya Richard Croft dengan usia Lara yang saat itu berumur 14 tahun. Pada timeline di film ini, Lara telah memasuki umur 21 tahun, begitupun ayahnya yang meninggal di tahun 2018.
  • Lu Ren mau membantu Lara bertamasya menuju pulau Yamatai karena ditawari sejumlah uang. Faktanya, Richard pernah mengajak ayah Lu Ren ke pulau itu juga dan menghilang tujuh tahun lalu. Ini masa lalu yang menghubungkan antar keduanya. Para nelayan di Yamatai mengatakan jika ayah Lu Ren sudah mati. Endurance Ship adalah kapal milik Lu Ren.
  • Makam Himiko terdiri dari beberapa ruangan yang sengaja dibuat agar para penjarah makam gagal menemukannya. Ruangan pertama adalah jurang roh, sebuah area luas yang dua buah sisinya hanya dapat dilalui menggunakan jembatan buatan. Kedua sisinya dipisahkan oleh jurang yang berisikan tulang belulang. Ruangan kedua berupa kamar yang terdiri dari lantai-lantai batu dan enam buah kepala totem pemujaan. Lantai-lantai batu tersebut akan terjatuh ke dalam jurang ketika seseorang salah menginjak. Satu hal yang dapat mencegah hal ini adalah dengan menemukan warna batu yang pas. Lara memasukkan batu berwarna hijau (warna kehidupan), perpaduan batu biru dan batu kuning ke dalam totem kepala dan membuka jalan baru. Ruangan terakhir adalah dinding berisikan makam-makam para pengawal Himiko. Mereka yang masuk harus berdoa agar terhindar dari marabahaya. Makam Himiko sendiri berada ditengah kuil piramida.
  • Bersumber dari perkataan Richard Croft, jasad Himiko mengandung sifat mistis yang akan mendatangkan kejahatan di muka Bumi. Nyata hal tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah. Jasad Himiko mengandung virus yang jika disentuh akan menimbulkan penyakit menular. Salah satu anak buah Vogel terinfeksi penyakit yang membuatnya menyerupai zombie.
  • Makam Himiko terkubur selamanya dalam Bumi setelah Richard meledakannya. Richard sendiri mati dalam proses. Mathias Vogel juga mati terjatuh ke dalam jurang setelah menelan bagian jari tangan dari jasad Himiko.
  • Anna Miller adalah musuh dibalik selimut keluarga Croft. Berstatus sebagai wali baptis dari Lara, dirinya pasti memiliki hubungan erat dengan Richard. Dia bahkan menjadi penguasa Croft Holding sepeninggal Richard. Di adegan akhir film, Anna seperti menyimpan rahasia tentang organisasi Trinity. Pada Croft Holding diperlihatkan Trinity adalah nama anak perusahaan.
  • Pulau Yamatai terletak di tengah Devil's Triangle (atau Dragon's Triangle). Perairan ini berada di selatan laut Jepang, segitiganya membentuk dari pulau Miyake (Jepang), pulau Luzon (Filipina) dan pulau Guam (kepulauan Mariana Utara). Segitiga ini benar-benar terdapat di dunia nyata.


Grade
Outstanding - Exceeds ExpectationsAcceptable - Poor - Dreadful - Troll


Harus nonton gak sih?

Sebenarnya sih Tomb Raider kali ini tidak termasuk film yang bagus secara keseluruhan. Filmnya sangat setia mengadaptasi keseluruhan versi game aslinya. Akting Alicia Vikander sebagai Lara Croft patut diacungi jempol. Alicia yang memang wajahnya imut-imut sukses membuat banyak penonton terkesima. Badass, cocok sekali disejajarkan dengan pahlawan emansipasi wanita hahaha. Beberapa elemen lainnya terlihat biasa saja. Alur ceritanya terkesan dibuat-buat sehingga ending di pemakaman Himiko mudah ditebak. Gue sadar film ini harusnya sudah dapat diselesaikan satu jam lebih awal jika Lara segera membunuh Vogel sebelum memasuki makam alih-alih membantunya. Richard Croft adalah kunci penentu dibalik cerita. Cast dari Richard Croft dan Lu Ren ganteng banget 😍
Terdapat mid-credits scene yang menampilkan Lara kembali mengambil kalung hijau pemberian ayahnya. Dalam aksi tawar-menawar, Lara tergoda oleh senjata yang dipajang di belakang toko pengadaian. Setelah melihat-lihat, dia kemudian memilih dua buah pistol dan berinisiatif membelinya.


Next :  Pacific Rim Uprising

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

time flight