Memusingkan, jika Inferno dijabarkan dalam satu kata. Sang sutradara membangun cerita dengan alur maju mundur dari sisi penglihatan Langdon, ditambah lagi bejibunnya kode-kode yang mesti dipecahkan dengan embel-embel penyelamatan umat manusia. Sah-sah saja sih sebenernya jika dilihat dari cerita dua film sebelumnya yang penuh teka-teki, tapi yang amat disayangkan perubahan adegan demi adegan terasa terlalu cepat. Maksud kodenya apa serta tempat-tempat indah yang harusnya bisa dinikmati malah membuat kita pusing sendiri. Dari Florence lari ke Venesia dan berakhir di Istanbul. Ntah ini berlaku bagi gue sendiri atau gak yang pasti setelah ninggalin gedung bioskop diri ini bertanya-tanya Inferno itu apa? Gue suci kalian penuh dosa...
Melihat dari teaser trailernya, kita bisa melihat kurang lebih keindahan kota yang ternyata adalah Florence dan Istanbul. Dari narasinya disebutkan dalam seribu tahun mendatang seluruh manusia akan musnah. Prof. Langdon yang seakan-akan mencari sesuatu yang hilang, membuka peta neraka dan berbicara dengan jelas semua ini berakar ke arah Dante. Adanya aksi tembak menembak serta masih mencari kode-kode di sekitar tempat bersejarah. Jangan lupa juga sepertinya Prof. Langdon dikejar-kejar bagaikan buronan. Di akhir trailer terdapat kata cerca trova, seek and find, kata pamungkas yang mungkin menjadi inti dari seluruh pencarian.
(mengandung spoiler)

